Minggu, 2 Maret 2008, Masih merupakan lanjutan dari kunjungan para profesor Kyushu University serta Kunjungan Expert teamnya UGM Hi-Link Project, kami mengunjungi lokasi KKN tematik di Daerah Pelawan. Rombongan terdiri dari Prof. ITOI ( team Leadernya Hi-Link, baju Kotak-kotak)), Prof. Koterayama ( Wakil rektornya Univ, Kyushu, memakai baju biru), Prof. Hirajima ( expert team Hi-Link, memakai baju abu-abu?) serta saya, Widya ( yang pake Baju hijau) dan intern dari Jepang Hiromi dan Adyharja ( yang tukang foto) Pelawan terletak di perbatasan antara Gunung Kidul dan Bantul. Daerah ini dipilih sebagai lokasi KKN tematik karena merupakan daerah yang mengalami kesulitan air karena topografi wilayahnya yang merupakan bukit kapur. Sumber air utama berada di sebuah sungai yang mengalir di dalam sebuah goa. Para senior dari program ini sekarang bergabung di Kantor kami di divisi University - Community Collaboration. Selain disponsori oleh UGM, Hi-Link Project, Proyek penanggulangan air bersih di daerah pelawan juga di sponsori oleh Departemen Pekerjaan umum. . Lalu mengapa judulnya seheboh itu? karena sebelum berangkat saya masih harus berhadapan dengan realita atas sebuah cerita yang berjudul patah hati..(halah)..Jadilah perjalanan ini saya anggap sebagai penghapusan duka saya... Banyak cerita dan juga pelajaran yang saya dapatkan selama di Pelawan, Salah satunya untuk selalu menghemat air..karena ternyata di dekat saya masih ada aja orang yang kesulitan mendapatkannya..so, save the water from now..
antara Pisang, Kacang dan Kelapa Muda
The Mystical parangtritis
di pinggir mulut goa. sayang goanya ga kelihatan
|